Semua orang pasti ingin sukses, tapi semua orang memiliki arti sukses nya masing-masing. Tapi kebanyakan orang menganggap diri nya sukses apabila dia bisa bebas finansial, masa tua yang bahagia tanpa memilikir kan sulit nya mendapatkan uang untuk menyekolah kan anak. Dan ada juga yang mengatakan bahwa ia sukses apabila ia bisa menaikkan haji orang tua dan juga bisa membuat mesjid yang megah.

Semua itu memerlukan uang, dan kamu harus bekerja keras untuk mendapatkan kan uang tetapi jangan sampai kamu menjadi budak nya uang hingga kamu lupa akan keluarga kamu dan orang sekitar mu, dan juga jangan berharap mendapatkan itu semua dengan cara yang instan, karna tidak ada yang instan di dunia ini, mungkin ada tetapi kenikmatannya instan juga dan kenikmatannya tidak se nikmat kesuksesan yang di dapat dengan cara bertahap.
Kali ini saya akan membagikan 4 bisnis yang akan membawa mu ke jalan kesuksesan tanpa membuat kamu bekerja untuk uang, tetapi uang lah yang bekerja ke kamu, dan bisnis ini juga dapat berkembang terus menerus dan turun temurun karna ini, bukan bisnis atau pekerjaan yang didapat dari pendidikan formal. Dan inilah 4 bisnis yang bisa memberikan kamu penghasilan pasif alias bisnis yang membuat uang bekerja pada kamu. bg
1.investor
Investor adalah setiap orang atau entitas lain (seperti perusahaan atau reksa dana) yang menanamkan modal dengan harapan menerima pengembalian keuangan. Investor menggunakan investasi untuk menumbuhkan uang mereka dan/atau memberikan penghasilan selama pensiun, seperti dengan anuitas.
Ada berbagai macam kendaraan investasi termasuk (tetapi tidak terbatas pada) saham, obligasi, komoditas, reksa dana, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), opsi, berjangka, foreign exchange, emas, perak, rencana pensiun dan real estat. Investor biasanya melakukan analisis teknis dan/atau fundamental untuk menentukan peluang investasi yang menguntungkan, dan umumnya lebih suka meminimalkan risiko sambil memaksimalkan pengembalian.
Bagaimana Investor Bekerja
Investor bukanlah sekelompok seragam. Mereka memiliki beragam toleransi risiko, modal, gaya, preferensi, dan kerangka waktu. Sebagai contoh, beberapa investor mungkin lebih suka investasi berisiko rendah yang akan mengarah pada keuntungan konservatif, seperti sertifikat deposito dan produk obligasi tertentu. Namun, investor lain lebih cenderung mengambil risiko tambahan dalam upaya menghasilkan laba yang lebih besar. Para investor ini dapat berinvestasi dalam mata uang, pasar berkembang atau saham, sambil berurusan dengan roller coaster berbagai faktor setiap hari.

Baca juga: https://sukses.car.blog/2020/09/29/perbedaan-trader-trading-dengan-investor/
- Waralaba.
Menurut KBHI waralaba merupakan kerja sama dalam bidang usaha dengan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan, hak kelola; hak pemasaran.”
Sedangkan menurut OJK( Otoritas Jasa Keuangan)” Waralaba adalah Hak istimewa yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lain atau perseorangan untuk menjual produk yang sama di tempat tertentu (franchising).”
Waralaba juga dapat dikatakan perikatan yang salah satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
Istilah waralaba merupakan gabungan kata wara yang berarti lebih dan laba yang berarti keuntungan. Waralaba di Indonesia sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 42 tahun 2007 tentang Waralaba. Bisnis waralaba juga banyak yang berkembang pesat dibandingkan Indonesia, misalnya bisnis restoran, minimarket, kedai kopi, dan sebagainya.

- Korporasi/konglemerasi
Secara singkat korporasi adalah perusahaan yang memiliki sistem sehingga bisa autopilot, sedangkan konglomerasi adalah gabungan antara beberapa korporasi, dimana pemiliknya disebut konglomerat, di sini pemilik hanya sebagai komisaris utama atau pengawas. Pelakananya adalah direktur utama, para direksi, meneger dan sebagai nya. - Networking/jaringan bisnis
Networking merupakan aktivitas bisnis sosial ekonomi di mana pebisnis dan pengusaha bertemu untuk membentuk hubungan bisnis dan untuk mengenali, menciptakan, atau bertindak berdasarkan peluang bisnis , berbagi informasi dan mencari mitra potensial untuk usaha.
Cara kerja networking adalah membangun jaringan untuk perusahan, seperti perusahan asuransi, reksadana, tabungan, investasi, produl herbal dan kita di bayar sesuai sebesar apa jaringan yang kita bangun, intinya kita membangun aset milik perusahaan.
Tetapi saat sekarang untuk bergabung dengan perusahan networking harus berhati-hati karna kebanyakan sekarang mengatakan dirinya sebagai networking adalah money game/skema ponzi.
